Kelas 1, 2, 3 Resmi Dihapus, Simak Info Besaran Iuran BPJS Kesehatan yang Baru

  • Bagikan
SORBAN SANTRI
Kartu BPJS Kesehatan

.com – Berikut adalah update tentang besaran iuran BPJS Kesehatan yang baru setelah kelas 1, 2, 3 dihapus.

Joko Widodo telah secara resmi menghapus sistem kelas 1, 2, dan 3 dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan. Kebijakan baru ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) akan menjadi pengganti sistem kelas yang diberlakukan BPJS Kesehatan sebelumnya.

Penerapan peraturan ini sudah mulai berlaku pada 8 Mei 2024. Presiden Joko Widodo telah memerintahkan seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk melaksanakan kebijakan ini paling lambat 30 Juni 2025. Meskipun demikian, besaran iuran BPJS Kesehatan yang baru belum tercantum dalam Perpres Nomor 59 Tahun 2024. Besaran iuran baru akan diputuskan pada 1 Juli 2025 mendatang.

Baca Juga  gp ansor watusari peduli akan nasip korban erupsi semeru

“Penetapan , tarif, dan iuran sebagaimana dimaksud ditetapkan paling lambat tanggal 1 Juli 2025,” tulis aturan tersebut, dikutip Senin (13/5).

Untuk saat ini, iuran BPJS Kesehatan masih sama seperti sebelumnya, yaitu sesuai dengan kelas yang dipilih. Berikut besaran iuran BPJS Kesehatan per Mei 2024:

  1. masyarakat bukan pekerja (BP)
  • Kelas 1: Rp 150.000 per orang per bulan
  • Kelas 2: Rp 100.000 per orang per bulan
  • Kelas 3: Rp 35.000 per orang per bulan (iuran sebenarnya Rp 42.000 per bulan, dengan subsidi pemerintah sebesar Rp 7.000)
  1. Kelompok Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)
  • Iuran: Rp 42.000 per bulan (dibayarkan oleh pemerintah)
  1. Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU)
  • Lembaga pemerintahan (PNS, TNI, , pejabat negara, pegawai pemerintah non-pegawai negeri): 5% dari gaji per bulan, dengan ketentuan 4% dibayar pemberi kerja dan 1% dibayar peserta
  • BUMN, BUMD, dan Swasta: 5% dari gaji atau upah per bulan, dengan ketentuan 4% dibayar oleh pemberi kerja dan 1% dibayar oleh peserta
  • Keluarga tambahan PPU (anak ke-4 dan seterusnya, ayah, , mertua): 1% dari gaji atau upah per orang per bulan dibayar oleh pekerja penerima upah
  1. Veteran
  • Iuran jaminan kesehatan bagi veteran, perintis , serta janda, duda, atau anak dari veteran atau perintis kemerdekaan, ditetapkan sebesar 5% dari 45% gaji pokok PNS ruang III/A dengan masa kerja 14 tahun per bulan, dibayar oleh pemerintah.
Baca Juga  KISAH MBAH MOEN BERTEMU NABI KHIDIR AS

Tetap ikuti perkembangan informasi terbaru terkait besaran iuran BPJS Kesehatan dan peraturan pelaksanaannya. (AI Sorban)

  • Bagikan
Situs ini melarang klik kanan
Maaf, situs ini mematikan pilihan
"Maaf, situs ini tidak mengizinkan CUT."
"Maaf, situs ini tidak mengizinkan inspeksi elemen."
"Maaf, situs ini tidak mengizinkan untuk melihat sumber."