fbpx
Menu
Suara Santri Suara Hati

Haul ke-131, Syekh Nawawi Berkontribusi pada Peradaban Islam

  • Bagikan
SORBANSANTRI.COM
Kyai Maruf Amin, Gus Kautsar melanjutkan perbincangan soal sanad keilmuan yang ada di pesantren

sorbansantri.com – Jumat, 3 Mei Perayaan Haul ke-131 Syekh Al Bantani menghadirkan momen bersejarah bagi umat Islam, khususnya di . Acara yang dihadiri oleh tokoh agama dan pemerintahan ini menjadi panggung penghormatan terhadap sosok yang memainkan peran penting dalam sejarah Islam Nusantara.

Dalam sambutannya, KH. Maruf Amin menekankan betapa pentingnya kontribusi Syekh Nawawi Al Bantani sebagai transmitter atau penyambung pesan dari ulama terdahulu kepada generasi ulama berikutnya. “Beliau bukan hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga diakui oleh negara-negara lain,” ujar KH. Maruf Amin.

Menurut KH. Maruf Amin, peran Syekh Nawawi Al Bantani dalam menyambungkan sanad keilmuan kunci penting agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pemahaman agama. Kontribusi beliau sebagai maestro keilmuan Ulama Nusantara diakui secara luas dan dihargai oleh para ulama dan kyai di Indonesia.

Baca Juga  Peringatan Haul Ke-16 Al-Maghfurulah Syech Mahmud Muchtar: Mempererat Ukhuwah Islamiyah di Pondok Pesantren "Darul-'Ulumiy Syari'yya

Gus Kautsar, salah satu tokoh agama yang turut hadir dalam acara tersebut, melanjutkan perbincangan mengenai sanad keilmuan di pesantren. Menurutnya, Syekh Nawawi Al Bantani adalah figur yang sangat dihormati dalam jaringan keilmuan di Indonesia. “Setiap kyai dan ulama di Indonesia memiliki sanad keilmuan yang tersambung kepada beliau,” jelas Gus Kautsar.

Acara Haul ke-131 Syekh Nawawi Al Bantani tidak hanya menjadi ajang peringatan atas jasa-jasa beliau dalam mengembangkan ilmu agama, tetapi juga sebagai momentum untuk mengenang dan memperkuat warisan keilmuan yang telah diwariskan oleh beliau kepada generasi-generasi selanjutnya. Wallahu a'lam. ( )

  • Bagikan
Situs ini melarang klik kanan
Maaf, situs ini mematikan pilihan
"Maaf, situs ini tidak mengizinkan CUT."
"Maaf, situs ini tidak mengizinkan inspeksi elemen."
"Maaf, situs ini tidak mengizinkan untuk melihat sumber."