Serangan Israel di Nuseirat Kurang Pencegahan, Kata Ahli Hak Asasi Manusia

  • Bagikan
SORBANSANTRI.COM
Kantor Media Pemerintah Gaza juga mengatakan bahwa setidaknya 400 orang tewas dalam serangan Israel di kamp pada hari Sabtu [Ali Jadallah / Anadolu Images]

Berita Video

Sorbansantri.com – Dalam perkembangan terbaru konflik di Gaza, para ahli hak asasi manusia mengecam serangan Israel terhadap wilayah Nuseirat, menyatakan bahwa langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi warga sipil tampaknya tidak diambil.

Kenneth Roth, mantan direktur eksekutif Human Rights Watch dan profesor tamu di Universitas Princeton, menyampaikan pandangannya kepada . Dia menyatakan bahwa sementara jumlah saat ini mencapai setidaknya 210 dunia dan lebih dari 400 terluka, belum ada rincian pasti tentang berapa banyak di antaranya pejuang dan berapa banyak adalah warga sipil.

Menurut Roth, keberadaan baku tembak membuat sulit untuk kesimpulan pasti. Namun, ada beberapa kesimpulan yang bisa diambil. , kata Roth, menyatakan bahwa mereka sengaja meluncurkan operasi penyelamatan pada siang hari untuk mengejutkan Hamas, yang cenderung beroperasi pada malam hari. Namun, keputusan ini berisiko bagi warga sipil.

“Satu-satunya masalah dengan beroperasi di siang hari adalah bahwa warga sipil ada di sekitar. Dan beberapa bom jatuh di atau berdekatan dengan pasar di al-Nuseirat yang dipenuhi orang,” jelas Roth.

Dalam konteks ini, Roth menegaskan bahwa serangan siang hari dapat mengakibatkan jumlah yang lebih besar daripada jika operasi dilakukan pada malam hari. Ini, menurutnya, bertentangan dengan tugas untuk mengambil semua tindakan pencegahan yang layak untuk melindungi warga sipil dari bahaya.

Komentar Roth menyoroti urgensi perlunya melindungi warga sipil dalam konflik bersenjata, sambil menekankan pentingnya memastikan bahwa tindakan militer dilakukan dengan proporsionalitas dan kepatuhan terhadap hukum kemanusiaan internasional. (AI )

@beritasorban Pandangan ahli hak asasi manusia tentang serangan Israel di Nuseirat menggugah kesadaran akan perlunya melindungi warga sipil. Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Kenneth Roth, mantan direktur Human Rights Watch, menyoroti kekurangan tindakan pencegahan yang menyebabkan lebih banyak korban sipil dalam konflik Israel-Gaza. Saat ini, jumlah korban sudah mencapai setidaknya 210 tewas dan lebih dari 400 terluka. Serangan siang hari yang dimaksud untuk mengejutkan Hamas berisiko tinggi bagi warga sipil. Ini menimbulkan pertanyaan tentang kepatuhan terhadap hukum internasional dan perlunya solusi damai. Mari bersama-sama memperjuangkan perlindungan hak asasi manusia dan menghentikan kekerasan di Gaza. #IsraelGazaConflict #HumanRightsWatch #NuseiratAttack #CivilianCasualties #ProtectCivilians #HumanitarianCrisis #WarCrimes #InternationalLaw #PeaceForPalestine #SaveGaza #fyp #breakup ♬ suara asli – Sorban Santri
  • Bagikan

Pesan Bijak