Kiai Mahrus Aly, seorang ulama besar dari Pondok Pesantren Lirboyo, mendapatkan doa ijazah dari gurunya, Syaikhona KH Dalhar Magelang. Doa ini kemudian diajarkannya kepada Kiai Chalwani Berjan Purworejo. Sebelum ke Lirboyo, Kiai Mahrus pernah mondok di Kasingan, Rembang, untuk berguru kepada Kiai Kholil.
Sejarah
studi tentang masa lalu, termasuk peristiwa, tokoh, budaya, dan perkembangan yang terjadi dalam suatu periode waktu tertentu. Studi sejarah mencakup penelitian, interpretasi, dan analisis terhadap sumber-sumber sejarah, seperti dokumen tertulis, artefak arkeologi, rekaman audio-visual, dan saksi mata. Tujuan dari studi sejarah adalah untuk memahami dan menggambarkan evolusi manusia, peradaban, kebudayaan, dan peristiwa yang membentuk dunia seperti yang kita kenal saat ini.
Penulis Qasidah Sa’duna Fiddunya yang Menginspirasi
Habib Ahmad adalah ayah dari Habib Muhammad Al-Muhdhor Bondowoso, seorang wali besar yang wajahnya dikatakan mirip dengan Baginda Rasulullah Saw
Pesan Wirid Mbah Maimoen Agar Murah Rezeki
Dalam salah satu pesannya, beliau mengatakan, “Mbesok nek wes omah-omah, ojo lali, angger mlebu omah moco Qulhu ping pisan” (Besok jika sudah berumah tangga, setiap masuk rumah jangan lupa membaca surat Al-Ikhlas walaupun hanya sekali)
Syaikh Jumadil Kubro. Istikamah Lebih Hebat dari 1.000 Karomah,
Seorang Qutubul Alimin wali mursyid Agung Sultan Aulia terbesar di zamannya. Penyebar Islam pertama yang mampu menembus dinding kebesaran kerajaan Majapahit. Syaikh Sayyid Jumadil Kubro adalah cucu ke-18 Rasulullah Muhammad Saw. dari garis Sayidah Fatimah Az-Zahra.
Salah Satu Karomah Maulana Syekh Ibnu Athoillah as-Sakandari
Saat sang murid kembali dan bertanya kepada masyarakat, semua mengatakan bahwa Syekh Ibnu Atha’illah tetap berada di Mesir selama musim haji. Ketika murid tersebut akhirnya bertemu dengan Syekh Ibnu Atha’illah, beliau bertanya, “Siapa yang kamu lihat saat menunaikan ibadah haji?” Murid itu menjawab dengan kaget, “Saya melihat Anda di setiap tempat ibadah haji.
Mukibul Pura-Pura Lupa Pada Sejarah
Tragedi ini seharusnya menjadi pelajaran penting bahwa rakyat Indonesia hanya menginginkan Pancasila sebagai dasar negara. Namun, ketika Muso menyebarkan komunisme, mengapa Rabithah Alawiyah (RA) tidak memperingatkannya?
Ciri-Ciri Perang Gerilya Bangsa Indonesia
Pasukan gerilya biasanya melakukan serangan kilat terhadap pasukan Belanda dan kemudian segera menghilang. Mereka juga melakukan sabotase terhadap infrastruktur dan logistik Belanda. Serangan-serangan ini membuat Belanda selalu waspada dan ketakutan.
TELADAN MBAH MOEN DALAM MEMULIAKAN AHLUL BAIT
Penegasan Mbah Moen ini merupakan cara beliau memuliakan Habib, meskipun masih muda dan merupakan santrinya sendiri. Mbah Moen sangat menghormati dzuriyyah Nabi. Beliau pernah menjelaskan alasan memuliakan para Habib: “Nur (cahaya) Kanjeng Nabi itu ada dua. Ada nur karena nasab, ada nur karena ilmu
KISAH MBAH MOEN BERTEMU NABI KHIDIR AS
“Sekarang kamu belajar ilmu agama melalui kitab-kitab yang berbahasa Arab.
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

