Selama menjabat, Raisi memperketat undang-undang moralitas, mengawasi penindakan keras terhadap protes anti-pemerintah, dan bersikap keras dalam perundingan nuklir dengan kekuatan-kekuatan dunia. Sistem politik Iran bersifat dualitas, terbagi antara penguasa ulama dan pemerintah.
Sebelumnya, pejabat pemerintah Iran menyatakan bahwa helikopter yang membawa Presiden Ebrahim Raisi dan Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian mengalami kecelakaan saat melewati daerah pegunungan di tengah kabut dalam perjalanan pulang dari perbatasan Azerbaijan. Pejabat tersebut mengatakan bahwa nyawa Raisi dan Amirabdollahian “berisiko usai kecelakaan helikopter.” “Kami masih berharap, tetapi informasi yang datang dari lokasi kecelakaan sangat mengkhawatirkan,” kata pejabat yang tidak bersedia disebutkan namanya itu, Ahad (19/5/2024).
Kantor berita IRNA melaporkan bahwa cuaca buruk memperumit upaya penyelamatan. Stasiun televisi pemerintah menghentikan semua program rutinnya untuk menayangkan doa bersama untuk Raisi di seluruh negeri. Di sudut layar, mereka menyiarkan upaya tim penyelamat yang melakukan pencarian dengan berjalan kaki di daerah pegunungan di tengah kabut tebal. Raisi yang berusia 63 tahun terpilih dalam percobaan keduanya maju dalam pemilihan presiden pada tahun 2021. (AI Sorban)











