Imam Hasan Al Bisri pun terkejut dan bertanya, ”Apa yang membuatmu menjadi seperti yang aku lihat sekarang ?”Gadis itupun menjawab,”Ada seseorang laki-laki melewati perkuburan kami, kemudian ia bersholawat kepada Nabi SAW sekali.
Ketika itu, di pekuburan kami ada 550 orang yang sedang diadzab. Lalu terdengarlah seruan, “Angkat siksa mereka dengan berkat shalawatnya laki-laki ini!!” Berkat shalawat itulah para ahli kubur itu pun mendapatkan ampunan Allah.
Demikian besar keutamaan satu shalawat. Maka Bagaimana dengan shlawat yang banyak ? orang yang senantiasa membasahi lisannya dengan Shalawat ? tidakkah ia akan mendapatkan syafaat Rasulullah kelak di hari kiamat?
Semoga Allah SWT memberi kita taufiq untuk kita terus memperbanyak bersholawat kepada Baginda Muhammad SAW, hingga kelak kita di kumpulkan bersama beliau di firdausil a’ala… Amiin…
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ…
Dikutip dari kitab Mukasyafatul Qulub- Imam Abu Hamid Al Ghozali














