fbpx
Menu
Suara Santri Suara Hati

KASIH SAYANG MBAH MAIMUN KEPADA SANTRI

  • Bagikan
SORBANSANTRI.COM

InfokomBanserNU-
Suatu hari – seperti yang dikisahkan Gus Muhammad – seorang santri akan diboyong pengurus keamanan karena berbagai kasus pelanggaran. Ketika akan diantar pengurus keamanan sam bhn bpai untuk dicarikan bis, Santri itu lari menuju ke ndalem Yai Maimoen,
Ia menangis dan tersungkur sesenggukan dibawah kaki beliau.

Yai dawuh: “enten nopo”? (Ada apa ?) Kang santri itu menjawab: “kulo bade diboyong pengurus, tapi kulo taseh pengen mondok yai”(saya mau diboyong pengurus, tapi saya masih pengen mondok yai)

Kemudian yai manggil pengurus keamanannya lantas kemudian dawuh: ” santri iki ora usah diboyong yo, mergo cah enom seng gelem saiki longko…” (santri ini jangan di boyong ya.. Karena sedikit yang mau ngaji )

Baca Juga  Pejabat Kemenhub yang Injak Al-Qur'an Demi Yakini Sang Istri!

Beliau lalu menoleh kepada santri itu dan berkata : ” tapi sampean kudu janji…ojo nakal maneh”..(tapi kamu harus janji.. Jangan nakal lagi )

Gus Rojih Ubab – cucu Mbah Yai – pernah berkata : ” Mbah kung iku nek ono santri nakal, ngongkon digedekno husnudzone, Husnudzon Cah iku bakal taubat lan dadi apik suatu saat, Lan didongakno ben cepet mari nakale.. ” (mbah itu kalo ada santri nakal, menyuruh kita untuk menguatkan husnudzon, husnudzon bahwa kelak ia akan taubat dan menjadi orang baik. Dan didoakan semoga cepat selesai nakalnya)

Sampai sekarang Saya ingat betul totalitas beliau dalam dan mendidik para santri, beliau – yang meski selelah apapun, pulang dari perjalanan sejauh apapun dan dalam usia yang sangat sepuh seperti itu – selalu meluangkan waktunya untuk mengajar santri-santrinya, tidak jarang – karena saking capeknya – beliau tertidur beberapa detik ditengah-tengah membacakan untuk kami. Di bulan beliau bahkan bisa berjam-jam tanpa henti untuk membacakan kitab, semua beliau seakan-akan hanya beliau dedikasikan untuk ilmu dan para penuntutnya.. Saya juga masih ingat dawuh beliau di malam itu, waktu itu beliau baru saja pulang dari kunjungannya ke Uzbekistan. ” Ora usah mikir engko dadi opo.. Tapi Ngajio sing sergep, sinau sing sergep” (Gus Ismail)

Baca Juga  Demi Selamatkan Aset Waqaf, 10 Masjid-Musholla Desa Tanjungkenongo Pacet Ikrar Waqaf Bernadzir MWCNU Pacet
  • Bagikan
Situs ini melarang klik kanan
Maaf, situs ini mematikan pilihan
"Maaf, situs ini tidak mengizinkan CUT."
"Maaf, situs ini tidak mengizinkan inspeksi elemen."
"Maaf, situs ini tidak mengizinkan untuk melihat sumber."